Gambar: tahupedia.com
Ini akan menjadi benang merah hidupku
Alasan kenapa aku memilih jalan ini
Tak usah menanggapi, karna aku tak butuh
Karna aku yang menjalani
Alasan kenapa aku memilih jalan ini
Tak usah menanggapi, karna aku tak butuh
Karna aku yang menjalani
Aku menelusuri jalan panjang hidupku
Hingga aku menemukan titik nol
Saat harapan untuk hidup sudah tiada
Yang aku ingin hanya ketenangan
Hingga aku menemukan titik nol
Saat harapan untuk hidup sudah tiada
Yang aku ingin hanya ketenangan
Lalu palu menghatam kepalaku
Mataku terpejam, lalu terbuka
Sesuatu seperti menyengat masuk kedalam seluruh panca indra
Ah, rasanya aku ingin hidup
Setidaknya hari ini, dan esok sampai waktu yang ditentukan oleh-Nya
Mataku terpejam, lalu terbuka
Sesuatu seperti menyengat masuk kedalam seluruh panca indra
Ah, rasanya aku ingin hidup
Setidaknya hari ini, dan esok sampai waktu yang ditentukan oleh-Nya
Bukan takut dengan kesenangan yang dunia tawarkan akan kutinggalkan
Tapi aku belum mempersiapkan satu bekalpun menuju akhirat
Tapi aku belum mempersiapkan satu bekalpun menuju akhirat
Hal yang membuatku tersadar, selama ini hidupku untuk apa?
Untuk dunia yang sebentar ini?
Tidak. Seharusnya tidak.
Untuk dunia yang sebentar ini?
Tidak. Seharusnya tidak.
Lalu ku pilih jalan ini
Jalan yang membuat orang-orang memandangku aneh
Yang mungkin menjadikanku topik pembicaraan sebuah perkumpulan
Dan jalan yang menunjukkanku arti teman sebenarnya
Jalan yang membuat orang-orang memandangku aneh
Yang mungkin menjadikanku topik pembicaraan sebuah perkumpulan
Dan jalan yang menunjukkanku arti teman sebenarnya
Aku tak peduli
Aku hanya harus hijrah
Lalu menyiapkan bekalku
Aku hanya harus hijrah
Lalu menyiapkan bekalku
Aku kira hijrah sudah cukup... Tidak
Aku juga harus mengajak mereka
Aku ingin mereka yang kucinta
Bersamaku di surga nanti
Aku juga harus mengajak mereka
Aku ingin mereka yang kucinta
Bersamaku di surga nanti
Hamasah lillah.
Bekasi, 3 Februari 2017
Bekasi, 3 Februari 2017
#30DWCjilid4 hari ke-3

0 komentar:
Posting Komentar