Jumat, 04 Maret 2016

Surat untuk Sahabat

Hai, karibku..
Lama sudah kita tak bersua. Setahun, dua tahun, bahkan bertahun-tahun. Tak ada kabar, tak ada pesan.

Aku penasaran sekali seperti apa rupamu sekarang? Masih polos seperti dulukah? Aku bisa mengira bahkan kau sekarang sudah lebih tinggi dariku. 

Karibku.. 
Aku ingat ada lesung di pipimu saat sudut bibirmu terangkat. Aku rindu senyum itu. Senyum yang mampu membangkitkan aku dikala aku terpuruk. Senyum yang menenangkan dikala aku sedih.

Aku rindu... Teramat rindu...
Apa kabarmu hari ini? Aku tahu kau orang yang kuat.

Ah, aku ingat masa-masa kita di merah putih hingga putih abu-abu. Masa kecil teramat bahagia yang pernah aku alami. Tapi sekarang tak ada lagi yang mampu melukis warna di kanvas kehidupanku. Tidak seperti kau. Semua terasa gelap tanpa warna. 

Karibku...
Sepertinya sedikit lagi kita akan kembali bersua. Bermain seperti dulu. Tunggu aku, ya. Aku akan menyusulmu. Kita akan bersenang-senang seperti dulu di surga.

Karibku... Terima kasih sudah memberi warna di kehidupan masa kecilku.

0 komentar:

Posting Komentar