Aku sedang memasak makan malam di dapur saat suamiku pulang. Segera kubuatkan kopi. Hari ini sengaja kukenakan gaun biru selutut dan rambut digerai agar terlihat menarik. Kupikir ia lupa dengan hari pernikahan kami yang ketiga tahun. Hampir saja aku memasang wajah cemberut. Itupun ia sadar saat kuberi 'kode'. Mas Joni memberiku sebuah kalung.
"Ini emas atau perak, mas?"
"Emas, sayang." Tahu saja ia yang aku mau.
Aku meneliti kalung tersebut. Liontinnya berbentuk setengah hati yang retak. Kata mas Joni, pasangan liontinnya ia simpan. Di belakang liontin tertulis sebuah nama, 'Ranti'. Namaku Wati. Esoknya kujual kalung itu.
Senin, 29 Februari 2016
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar