Aku terbangun dan termenung
Saat mentari masih tidur di kaki gunung
Bulan bersiap pergi bersama bintang
Langit remang dengan sejuta harapan
Dingin menggigit tulang
Merasuk dalam jiwa yang malang
Tak menyurutkan semangat berjuang
Demi doa-doa yang sedang berperang
Di atas sana,
Doaku sedang berperang dengan tak hingga doa-doa lainnya
Sepertiga malam kuhabiskan
Demi sebuah impian dan harapan
Di ujung fajar, di ujung sajadah
Aku menyematkan namamu, hai, Gagah
Kuharap Tuhan mendengarku
Atau setidaknya memberiku kesempatan untuk dapat yang lebih baik darimu
Bekasi, 02.03.17
#30DWCJilid4 hari ke-28
0 komentar:
Posting Komentar